Press "Enter" to skip to content

Satreskrim Polres Dharmasraya Tangkap Satu Residivis Curat

 

Dharmasraya-Jajaran Opsnal Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Sumatera Barat, berhasil menangkap satu orang residivis spesialis pencurian dengan pemberatan (Curat), Senin (03/08) malam.

“Tersangka S(25), tercatat sebagai warga Ampang Kuranji, Jorong Lubuk Agam Kecamatan Koto Baru,
seorang residivis kasus curat dan mendapatkan asimilasi, ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB, di Rumah Makan Batusangkar II, salah satu rumah makan yang berada di Jalan Lintas Sumatera,  ” Kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Suyanto, di Dharmasraya, Selasa (04/08).

Dalam penangkapan tersebut, lanjutnya, petugas Opsnal yang dipimpin Kanit Resum Satreskrim Polres Dharmasraya, IPDA Agung, belum berhasil menemukan barang bukti utama milik korban Riadi Ari Rianto (35), warga Jalan pancing 3 Lingkungan V Desa Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, yakni uang tunai sejumlah Rp 13 juta.

Ia mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat yang kehilangan satu buah tas berisi uang tunai, saat korban sedang beristirahat di areal rumah makan tersebut.

 

“Petugas pun bergerak cepat dan berhasil membekuk tersangka serta menyita barang bukti pengganti berupa satu telepon seluler merk infinix dan satu helai baju kaos warna orange, ” Jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah SIK MT, mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut sudah ditangani penyidik Satreskrim Polres setelah pihaknya menerima laporan masyarakat tersebut dengan nomor laporan polisi LP / 78  / K/ VIII / 2020 tanggal 2 Agustus 2020.

“Kasusnya pencurian biasa dan saat ini pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Markas Polres Dharmasraya, untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh penyidik, ” Ungkapnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melintasi wilayah hukum Polres Dharmasraya, agar berhati-hati serta selalu meningkatkan kewaspadaan jika sedang beristirahat di tempat-tempat umum atau rest area seperti rumah makan atau SPBU.

Wilayah Dharmasraya, jelasnya,merupakan daerah perlintasan yang berbatasan dengan dua provinsi yakni Riau dan Jambi, ramainya warga yang berlalu lalang ini menjadi incaran pelaku kejahatan untuk menjalankan aksi pencurian atau perampasan.

“Segera laporkan jika mengetahui atau memiliki informasi tentang adanya tindakan kejahatan, jangan lengah dan membiarkan barang-barang tanpa pengawasan oleh pemiliknya, ” ujar Kapolres(*)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *